
aku memelukmu seperti kemarin. seperti tak ada besok.
berharap waktu terbekukan oleh reaksi kimia yang kita timbulkan ketika tubuh kita bersatu.
aku berharap begitu. walau nyatanya tak pernah terjadi yang kumau.
aku tak peduli. aku ingin terus begini.
memelukmu seperti kemarin.
seolah detik tak bergerak menjumpai depan yang menunggu dihampiri.
aku hanya ingin di sini. aku tak peduli.
walau nyatanya yang ada di kini tak mungkin kupunyai.
segalamu dan semu senyummu yang mengelabuiku.
indah yang beku. bersetubuh dengan dukaku.
dan memelukmu menjadi sebuah hal tak tabu yang mengharu biru.
ini tentangmu yang meracau pada lamunan tak berujung.
bicarakan lalumu. endapkan cintamu.
namun kita tetap berpelukan berbagi rindu.
berharap waktu bisa terbekukan oleh reaksi kimia yang kita timbulkan.
ketika tubuh kita bersatu. begitu selalu seperti tak ada besok.
karena nyatanya memang tak pernah ada besok untuk sepasang kita.
jakarta, kemarin aku memelukmu